PENGARUH PERSPEKTIF DAN JENIS UKURAN DALAM BALANCED SCORECARD TERHADAP EVALUASI KINERJA

PENGARUH PERSPEKTIF DAN JENIS UKURAN DALAM BALANCED SCORECARD TERHADAP EVALUASI KINERJA

Hariman Bone

Universitas Mulawarman

Mahfud Sholihin

Universitas Gadjah Mada

PENDAHULUAN

Individu memiliki keterbatasan kognitif dalam pengambilan keputusan,termasuk keputusan bisnis. Literatur psikologi menjelaskan beberapa teori yang relevan yang dapat mempengaruhi keputusan seseorang.Pertama, teori availabilityheuristicyang menjelaskan bahwa individu akan memutuskan berdasarkan frekuensi informasi yang tersimpan di dalam memori mereka ((Tversky dan Kahneman 1973 dan 1974). Kedua, teori priming effect yang menjelaskan adanya proses mengingat dalam ketidaksadaran yang terjadi ketika stimulus tertentu atau peristiwa yang secara kontemporer meningkatkan ketersediaan kategori informasi tertentu (Baron dan Byne 1997 dalam Kliger dan Kudryavtsev 2010). Ketiga, teori outcome effect yaitu keputusan seseorang yang dipengaruhi oleh outcome yang telah terjadi (Baron dan Hershey 1988).

Penelitian ini menindaklanjuti penelitian yang dilakukan oleh Lipe dan Salterio (2000) dan Cardinaels dan Veen-Dirks (2010) untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya bias dalam evaluasi kinerja. Lipe dan Salterio (2000) menemukan adanya “bias umum” dalam evaluasi kinerja menggunakan BSC.Artinya, manajer cenderung menggunakan ukuran-ukuran umum dan mengabaikan ukuran-ukuran unik dalam mengevaluasi kinerja. Hanya saja, mereka tidak meneliti apakah manajer juga cenderung menggunakan ukuran-ukuran kinerja umum dibanding ukuran-ukuran kinerja khusus dalam perspektif yang sama dalam BSC.

Cardinaels dan Veen-Dirks (2010) meneliti apakah manajer lebih cenderung mempertimbangkan perspektif finansial dibanding nonfinansial.Mereka menemukan bahwa manajer memang lebih cenderung untuk mempertimbangkan perspektif finansial dibandingkan nonfinansial.Hanya saja, mereka tidak membandingkan apakah manajer cenderung menggunakan ukuran kinerja umum dan mengabaikan ukuran kinerja khusus. Dari hasil penelitian Lipe dan Salterio (2000) dan Cardinaels dan Veen-Dirks (2010) ada dua pertanyaan yang belum terjawab: (1) apakah manajer cenderung menggunakan ukuran finansial umum (financial common) dibanding dengan ukuran finansial unik (financial unique)?; dan (2) apakah manajer cenderung menggunakan ukuran finansial umum (financial common) dibanding ukuran nonfinansial umum (non-financial common)? Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan tersebut.

Penelitian ini menggunakan dua kali eksperimen.Eksperimen pertama membandingkan penggunaan finansial umum dan finansial unik dalam evaluasi kinerja.Sedangkan eksperimen kedua membandingkan penggunaan finansial umum dan nonfinansial umum dalam evaluasi kinerja.Hasil temuan kami menyatakan bahwa ukuran finansial umum lebih diperhatikan daripada ukuran finansial unik dan nonfinansial umum.

HIPOTESIS

H1: Ketika melakukan evaluasi kinerja menggunakan BSC, manajer akan lebih memperhatikan ukuran finansial yang umum (financial common) dibandingkan ukuran finansial yang unik (financial unique).

H2: Ketika melakukan evaluasi kinerja menggunakan BSC, manajer akan lebih memperhatikan ukuran finansial yang umum (financial common) dibandingkan ukuran nonfinansial yang umum (non-financial common).

Download 004-AKMK-24
PENGARUH PERSPEKTIF DAN JENIS UKURAN DALAM BALANCED SCORECARD TERHADAP EVALUASI KINERJA

Jurnal Akuntansi Lainnya :