Pengaruh Kepuasan Kerja dan Pengetahuan tentang Manajemen Biaya Terhadap Hubungan antara Partisipasi Anggaran dengan Kinerja Manajerial

SNA 16 Manado

Judul Jurnal (SNA XVI) : Pengaruh Kepuasan Kerja dan Pengetahuan tentang Manajemen Biaya Terhadap Hubungan antara Partisipasi Anggaran dengan Kinerja Manajerial

Penulis : ARIA FARAHMITA

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat manajer biaya manajemen pengetahuan dan kepuasan kerja terhadap hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja manajerial .

read more >>

Sifat Kepribadian dan Locus of Control Sebagai Pemoderasi Hubungan Stres Kerja dan Perilaku Disfungsional Audit

Logo SNA 16 Manado

Judul Jurnal (SNA 16) : Sifat Kepribadian dan Locus of Control Sebagai Pemoderasi Hubungan Stres Kerja dan Perilaku Disfungsional Audit

Penulis: NI WAYAN RUSTIARINI (Universitas Mahasaraswati Denpasar)

Abstrak

Kepribadian auditor merupakan topik yang menarik dalam bidang akuntansi karena penelitian ini masih jarang . Beberapa penelitian sebelumnya tentang stres kerja dan perilaku audit yang disfungtional juga memiliki hasil tidak konsisten . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap perilaku audit yang disfungtional .

read more >>

Pengaruh Corporate Governance Index, Kepemilikan Keluarga, dan Kepemilikan Institusional terhadap Biaya Ekuitas dan Biaya Utang: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Jurnal Simposium Nasional Akuntansi 15 (SNA XV)

Pengaruh Corporate Governance Index, Kepemilikan Keluarga, dan Kepemilikan Institusional terhadap Biaya Ekuitas dan Biaya Utang: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Yulisa Rebecca (Universitas Indonesia)

Sylvia Veronica Siregar (Universitas Indonesia)

Pendahuluan

Isu corporate governance muncul karena adanya pemisahan antara kepemilikan dan pengelolaan perusahaan (Gunarsih, 2003). Pemisahan antara fungsi kepemilikan dan pengelolaan perusahaan menimbulkan kemungkinan terjadinya agency problem yang dapat menyebabkan agency conflict, yaitu konflik yang timbul sebagai akibat keinginan manajemen (agent) untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan kepentingannya yang dapat mengorbankan kepentingan pemegang saham (principal).

read more >>

Pengaruh Kecenderungan Manajer Dalam Pembuatan Keputusan Terhadap Payoff Magnitude

Jurnal Simposium Nasional Akuntansi 15 (SNA XV)

Judul Jurnal (SNA 15  Banjarmasin) : Pengaruh Kecenderungan Manajer Dalam Pembuatan Keputusan Terhadap Payoff Magnitude

Penulis : David Prasetya – Baldric Siregar (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta)

PENDAHULUAN

Salah satu keputusan penting dalam perusahaan adalah keputusan investasi modal (capital investment decision). Investasi modal membutuhkan dana yang besar dan berdimensi waktu jangka panjang. Hal ini menyebabkan keputusan investasi modal memiliki risiko. Risiko yang mungkin terjadi adalah adanya kemungkinan aliran kas masa depan tidak seperti yang diharapkan. Karena membutuhkan dana besar, berdimensi waktu jangka panjang, dan beririko, maka manajer perlu berhati-hati dalam membuat keputusan investasi modal.

read more >>

Influence Of Fairness Perception And Trust On Budgetary Slack : Study Experiment On Participatory Budgeting Contex

Jurnal Simposium Nasional Akuntansi 15 (SNA XV)

Judul Jurnal : Influence Of Fairness Perception And Trust On Budgetary Slack : Study Experiment On Participatory Budgeting Contex

Penulis : Delli Maria, IBI Darmajaya & Ertambang Nahartyo (Universitas Gadjah Mada)

Edisi : Simposium Nasional Akuntansi 15 (SNA XV) Banjarmasin

PENDAHULUAN

Anggaran selain sebagai rencana finansial dalam bentuk pendapatan dan biaya yang ingin dicapai oleh pusat pertanggungjawaban, juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi, motivasional, koordinasi, mendelegasikan wewenang dari atasan kepada bawahan, proses penganggaran dan pengendalian serta evaluasi kinerja (Otley, 1978; Chow e tal., 1988; Kenis, 1979; Hofstede, 1968; Fay, et al., 1971).

read more >>

Pengaruh Penggunaan Pengukuran Kinerja Interaktif Terhadap Kinerja Perusahaan : Peran Pembelajaran Perusahaan Sebagai Faktor Mediasi

Pengaruh Penggunaan Pengukuran Kinerja Interaktif Terhadap Kinerja Perusahaan : Peran Pembelajaran Perusahaan Sebagai Faktor Mediasi

Maryani Yunus
Universitas Mitra Lampung – Indonesia

Yuliansyah
Universitas Lampung-Indonesia

Pendahuluan

Studi di bidang akuntansi manajemen menjelaskan bahwa pembelajaran organisasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam mencapai tujuan perusahaan (Chenhall, 2005; Henri, 2006b; Kloot, 1997; Widener, 2007). Chenhall (2005), misalnya, atas penelitiannya terhadap perusahaan manufaktur di Australia menemukan bahwa pembelajaran organisasi menghasilkan dampak yang positif dalam mencapai competitive advantage secara berkesinambungan dengan menggunakan sistem pengukuran kinerja strategik yang terintegrasi. Selain itu, dalam bukunya, Simons (1995) mengatakan bahwa penggunaan pengukuran kinerja interaktif (interactive use of management control systems) sebagai sistem pengendalian manajemen dapat memotivasi anggota organisasi untuk menggalakkan pembelajaran organisasi yang akhirnya akan membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya. Akan tetapi, sama seperti halnya Bisbe & Otley (2004), Simons (1995) tidak menjelaskan secara detail bagaimana dampak pembelajaran organisasi dalam meningkatkan kinerja perusahaan, terutama pengaruh mediasi dan moderasi pembelajaran organisasi atas hubungan penggunaan pengukuran kinerja interaktif dan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk menguji bagaimana peran pembelajaran organisasi sebagai mediasi atas hubungan antara penggunaan pengukuran kinerja interaktif dan kinerja perusahaan.

read more >>

Manajemen Impresi Dalam Pembahasan Kinerja Perusahaan Oleh Manajer Pada Bagian Naratif Laporan Tahunan

Manajemen Impresi Dalam Pembahasan Kinerja Perusahaan Oleh Manajer Pada Bagian Naratif Laporan Tahunan

Bambang Suripto

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta

PENDAHULUAN

Perubahan lingkungan usaha yang terjadi dengan cepat menimbulkan kesadaran berbagai pihak bahwa model pelaporan keuangan tradisional yang menekankan informasi keuangan masa lalu tidak memadai dan perlu diperluas (AICPA, 1994). Oleh karena komunikasi naratif dalam laporan tahunan dipandang sebagai elemen penting perubahan untuk mencapai kualitas pelaporan yang diharapkan, maka lembaga pengatur di berbagai negara mewajibkan perusahaan mengungkap informasi analisis dan pembahasan manajemen (MD&A) dalam laporan tahunan untuk memberi kesempatan kepada investor melihat perusahaan dari mata manajemen (SEC, 2003).

read more >>

Keefektifan Monitoring Control dan Penalaran Moral Individu dalam De-eskalasi Komitmen

Keefektifan Monitoring Control dan Penalaran Moral Individu
dalam De-eskalasi Komitmen

Herlina Rahmawati Dewi (Universitas Islam Indonesia)

Supriyadi (Universitas Gadjah Mada)

PENDAHULUAN

Beberapa penelitian empiris telah memberikan bukti bahwa manajer cenderung untuk melanjutkanproyek investasi meskipun terdapat bukti yang menunjukkan bahwa proyek investasi tersebut ternyatatidak memberikan keuntungan (lihat Staw, 1976; Bowen, 1987; Harrison dan Harrell, 1993, 1994;Schulz dan Cheng, 2002). Penyebab bias perilaku yang tampaknya tidak masuk akal adalah karenamanajer berusaha membenarkan (berkomitmen) atas tindakan atau keputusan yang telah mereka pilihdi masa lalu (misalnya Staw, 1976 dan Schulz dan Cheng, 2002). Bazerman (1994) menyebut perilakuseperti ini sebagai eskalasi komitmen tidak rasional (nonrational escalation of commitment). Penelitian ini menguji dampak keberadaan secara bersamaan dua elemen adverse selection,yaitu kesempatan untuk melalaikan kepentingan perusahaan (incentive to shirk) dan kepemilikaninformasi privat, terhadap tendensi manajer untuk melakukan eskalasi komitmen tidak rasional.Kedua, penelitian ini menguji keefektifan proses pengawasan dengan pemantauan (monitoringcontrol) dalam desain sistem pengendalian perusahaan terhadap perilaku eskalasi komitmen manajer ketika terjadi kondisi adverse selection. Terakhir, penelitian ini mengevaluasi peran tingkat moral manajer terhadap proses pengambilan keputusan ekonomi pada kondisi adverse selection, dan keefektifan monitoring control sebagai strategi de-eskalasi manajer dengan tingkat penalaran moral rendah.

read more >>

Pengaruh Dewan Komisaris Terhadap Environmental Disclosure Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di BEI Tahun 2008- 2011

Pengaruh Dewan Komisaris Terhadap Environmental Disclosure Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di BEI Tahun 2008- 2011

Bahtiar Effendi
Lia Uzliawati
Agus Sholikhan Yulianto
(FE Universitas Sultan Ageng Tirtayasa- Serang)

Latar Belakang

Environmental disclosure merupakan pengungkapan informasi yang berkaitan dengan lingkungan di dalam laporan tahunan perusahaan (Suratno et.al., 2006). Brown dan Deegan (1998) mengatakan environmental disclosure penting untuk dilakukan karena melalui pengungkapan lingkungan hidup pada laporan tahunan perusahaan, masyarakat dapat memantau aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka memenuhi tanggung jawab sosialnya. Dengan cara demikian, perusahaan akan memperoleh manfaat positif yakni perhatian, kepercayaan dan dukungan dari masyarakat.

read more >>

Reaksi Investor Terhadap Pengumuman laba: Pengujian Atas Pengungkapan Informasi Management Guidance

Reaksi Investor Terhadap Pengumuman laba: Pengujian Atas Pengungkapan Informasi Management Guidance

Sri Wahyuni
STIE Mahardhika Surabaya

Jogiyanto Hartono
Universitas Gadjah Mada

Pendahuluan

Studi ini berkaitan dengan fenomena perilaku investor atas pengumuman laba. Secara khusus, studi ini menguji bagaimana perilaku investor terhadap pengumuman laba yang mempertimbangkan pengungkapan informasi masa depan atau prospektus. Ada tiga isu penting yaitu (1) apakah pengungkapan informasi management guidance berpengaruh terhadap perilaku investor dalam mengevaluasi kinerja perusahaan? (2) apakah terdapat perbedaan reaksi investor antara pengungkapan informasi management guidance positif dengan informasi management guidance negatif dalam mengevaluasi kinerja perusahaan? dan (3) apakah investor merevisi evaluasinya ketika terdapat perbedaan muatan pengumuman, yaitu mengumuman laba dengan mengumuman laba plus informasi management guidance.

read more >>